Kesehatan Perjalanan

7 05 2009

mountaineering

A. TAHAP PERSIAPAN

1. Nutrisi
Yang diperlukan oleh tubuh yaitu :
– Karbohidrat (1 gram = 1 kalori)
– Lemak (1 gram = 9 kalori)
– Protein (1 gram = 4 kalori)
– Vitamin ( A, B, C, D, E, K)
– Mineral/elektrolit
– Air
Keenam unsur nutrisi di atas mutlak dibutuhkan oleh manusi dalam hidup sehari-hari. Jika terdapat kekurangan salah satu unsur dan berlangsung berlarut-larut maka sel-sel akan mengalai kerusakan dilanjutkan dengan kematian.

Dalam melakukan suatu aktifitas, unsur nutrisi yang berperan penting adalah karbohidrat sebagai suplier energi pertama yang seanjutnya digunakan sebagai sumber tenaga. Jika energi tIdak dipakai/lebih maka akan disimpan dalam bentuk lemak yang akan ditumpuk di bawah kulit atau melapisi suatu organ. Lemak akan diubah menjadi energi bila tubuh memerlukan sumber tenaga, sedangkan tubuh tidak mendapatkan suplai karbohidrat dari luar (makanan).
Unsur protein yang digunakan sebagai unsur pembangun/perombak sel-sel yang telah rusak/mati dan untuk proses itu diperlukan energi dan peran unsur lain.
Vitamin diperlukan bagi tubuh untuk menunjang berlangsungnya proses pembangunan maupun perombakan sel-sel tubuh. Sedangkan air dan elektrolit paling banyak dibutuhkan sebagai stabilisator dari kehidupan setiap sel di tubuh.
Jadi keberadaan setiap unsur tersebut mutlak adanya, dalam arti jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan dan hal itu tergantung dari : usia, luas permukaan tubuh, jenis kelamin, aktifitas, kondisi tubuh tertentu, periode tertentu dari wanita (misal menstruasi).
Aktifitas mountaineering adalah satu aktifitas yang besar (lebih dari 2500 kalori). Untuk itu diperlukan makanan yang banyak mengandung karbohidrat seperti nasi, ubi, roti, mie, gala-gula, coklat, dan sebagainya.
Agar penyerapan makanan dalam tubuh lebih optimal sebaiknya dimakan dalam keadaan segar, suhu sesuai dengan suhu tubuh/hangat, mudah dicerna, tidak berlebihan jumlahnya, sebelum melakukan aktifitas atau 1 jam setelah melakukan aktufitas, usahakan jangan makan makanan yang merangsang lambung.

Air sangat dibutuhkan tubuh untuk melakukan aktifitas untuk mengganti cairan tubuh yang hilang, baik lewat keringat maupun evaporasi.

2. Exercise
Latihan fisik sangat diperlukan sebelum melakukan suatu aktifitas berat, karena berguna untuk :
– melatih otot jantung
– melatih paru-paru
– melatih elastisitas tubuh
Melatih otot jantung dimaksudkan agar kerja otot jantung lebih optimal sehingga jantung dapat memompa darah dalam jumlah dan frekuensi yang optimal sehingga darah dapat dialirkan ke otak dan seluruh tubuh.
Melatih kerja paru-paru dimaksudkan untuk meningkatkan efektifitas alveoli-alveoli paru dalam pertukaran oksigen dan gas CO2 serta melatih memperbesar volume udara yang akan diserap oleh paru-paru dalam tiap menit dalam frekuensi yang sama seperti saat tak ada aktifitas.
Jika kerja dari jantung dan paru-paru optimal maka peredaran darah ke otak dan ke seluruh tubuh akan lancar, artinya suplai nutrien ke seluruh sel-sel tubuh serta pertukaran zat yag tidak digunakan akan lancar.
Melatih elastisitas tubuh dimaksudkan untuk melatih kelenturan otot dan sendi dari peregangan, penekanan atau puntiran. Latihan ini harus dilakukan secara bertahap dan teratur. Latihan ini juga akan merangsang peningkatan metabolisme dari sel-sel otot itu sendiri sehingga sel oto lebing mengembang dan elastis.
Dari penelitian kesehatan, olahraga lebih baik dilakukan pada saat kadar oksigen di udara tinggi, yaitu pada pagi dan sore hari dan sebaiknya dilakukan ditempat terbuka. Adapun jenis olahraga yang dibutuhkan adalah semua jenis olahraga yang melatih kerja jantung dan paru-paru yang dilakukan secara teratur dan tidak berlebihan.
penting : exercise ini hanya berlaku bagi yang tidak mempunyai kelainan pada jantung/paru-paru.

B. TAHAP AKTIFITAS

1. Faktor Non-Fisik
Yang harus diperhatika adalah :
– Kondisi alam : Cuaca, tipe medan
– Lamanya aktifitas berlangsung
– Jenis aktifitas
– Sarana Pendukung : Tim, Pribadi
2. Faktor Fisik
Kegiatan pendakian adalah kegiatan fisik total, maka dalam melakukannya perlu diperhatikan :
Sehat fisik dan mental, jikasalah satu atau keduanya mengalami gangguan maka akan memperburuk keaaan yang telah dialami dan sering menimbulkan faktor celaka.
Tidak memforsir tenaga, jika mengalami kelelahan sebaiknya istirahat dulu karena jika kelelahan berkelanjutan akan lebih membahayakan diri.
Tidak minum alkohol karena alkohol justru dapat menurunkan stamina tubuh akibatnya tubuh tidak dapat menahan suhu dingin. Alkohol juga dapat menyebabkan gangguan otak, akibatnya bisa terjadi halusinasi dan disorientasi.
Gunakan waktu istirahat seefektif mungkin untuk mengembalikan stamina, hematlah energi yang telah terbatas dengan istirahat.
Pakailah pakaian yang dapat melindungi tubuh dari kedinginan sehingga mengurangi resiko terjadinya kehilangan panas tubuh yang berlebihan yang akibatnya bisa terjadi hipotermia yang bisa mengancam keselamatan jiwa..

*Jenis-jenis penyakit perjalanan beserta pencegahannya akan saya paparkan pada posting berikutnya


Actions

Information

2 responses

13 02 2016
MANAJEMEN PERJALANAN PENDAKIAN | loopdreamer adventure

[…] 6. Kesehatan Perjalanan […]

9 05 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: