Keorganisasian : Budaya Organisasi

27 04 2015

Pengertian

Organisasi merupakan suatu model mini atau miniatur dari kehidupan bermasyarakat secara luas. Seperti halnya dalam kehidupan bermasyarakat dan bersosial maka sebuah organisasi pun membutuhkan suatu budaya yang nantinya akan berfungsi sebagai sistem atau tatanan dalam kehidupan berorganisasi tersebut yang mencakup berbagai unsurnya.  Sebelum membahas mengenai Budaya Organisasi, maka kita perlu mengetahui terlebih dahulu tentang kebudayaan. Dalam pengertian umum, kebudayaan adalah penciptaan penertiban dan pengolahan nilai-nilai insani. Sedangkan secara sosiologis, kebudayaan adalah keseluruhan kecakapan-kecakapan (adat, akhlak, kesenian, ilmu, dan lain-lain) yang dimiliki manusia sebagai subjek masyarakat. Ahli sejarah menekankan pertumbuhan kebudayaan dan mendefinisikan sebagai warisan sosial atau tradisi. Ahli filsafat menekankan aspek normatif, kaidah kebudayaan dan terutama pembinaan nilai dan realisasi cita-cita. Antropologi melihat kebudayaan sebagai tata hidup, pandangan hidup, dan kelakuan. Psikologi mendekati kebudayaan dari segi penyesuaian manusia kepada alam sekelilingnya atas syarat-syarat hidup. Arkeologi menaksir kebudayaan sebagai hasil artefak dan kesenian.

Merujuk pada pengertian di atas, maka suatu organisasi sebagai suatu model miniatur dari kehidupan bermasyarakat secara luas juga harus memiliki unsur budaya yang nantinya akan berfungsi sebagai tatanan kehidupan berorganisasi yang mencakup sistem kepercayaan/religi , adat dan kebiasaan, ilmu pengetahuan, pembinaan nilai dan realisasi cita-cita, tatanan hidup atau tata aturan kehidupan, penyesuaian diri anggota organisasi terhadap situasi sekelilingnya serta artefak atau warisan kepada penerus organisasi bisa dalam bentuk aturan, tata letak keorganisasian dan struktur, atmosfer kehidupan khusus yang berciri khas, dan lain-lain.

Organisasi

Read the rest of this entry »

Advertisements